Enam Investor Startup Menyoroti Cara Mendukung Pendiri Hitam

Batin.my.id – Data dari sumber terpercaya menunjukkan bahwa pendiri startup kulit hitam masih menerima bagian yang sangat kecil dari investasi modal ventura. Meskipun pengeluaran di sektor ini meningkat, banyak investor tidak mempertimbangkan para entrepreneur ini, sehingga meningkatkan kesenjangan yang ada. Untuk memahami lebih jauh mengenai tantangan yang dihadapi pendiri kulit hitam, tim Batin.my.id melakukan wawancara dengan beberapa pemodal ventura yang fokus pada dukungan terhadap mereka.

Para pemodal ini mencatat bahwa perluasan jaringan dan peningkatan akses menjadi kunci untuk meningkatkan hasil yang lebih baik bagi pendiri yang terpinggirkan. Dalam beberapa tahun terakhir, investor condong kembali ke jaringan tradisional mereka, yang membuat pendiri dari latar belakang yang kurang beruntung merasa tertekan. Menurut Arianne Kidder dari Seae Ventures, investor perlu melihat lebih jauh untuk mengidentifikasi bisnis yang berpotensi unggul.

David Hornik dari Lobby Capital menekankan pentingnya menciptakan kesempatan untuk berinteraksi dengan pendiri yang tidak dikenal sebelumnya. Menurutnya, tantangan terbesar bagi pendiri kulit hitam bukanlah kurangnya bakat, tetapi kurangnya kesempatan dan investasi.

Sementara itu, Garry Johnson III dari Bison Venture Partners menyoroti pentingnya sumber daya yang dimiliki pendiri kulit hitam, yang seringkali membangun bisnis berkualitas meskipun dengan modal yang jauh lebih kecil. Namun, mereka sering menghadapi kesulitan saat melakukan presentasi kepada investor yang mencari visi yang lebih ambisius.

Dengan banyaknya kesenjangan yang ada, para pemodal setuju bahwa solusi untuk meningkatkan pendanaan bagi pendiri kulit hitam memerlukan perubahan dari kedua belah pihak. Pemodal perlu memperbaiki cara mereka mencari dan mengevaluasi prospek, sementara pendiri harus terus membangun bisnis yang menarik perhatian investor untuk memastikan keberlanjutan dan pertumbuhan yang diinginkan.